• admin
  • Oktober 17, 2019
  • 0 Comments

PEMBERANGKATAN STUDY TOUR WISATA CANDI PRAMBANAN BERSAMA PT EMKA TOUR GROUP PERUSAHAAN TOUR BERPENGALAMAN

PEMBERANGKATAN STUDY TOUR WISATA CANDI PRAMBANAN BERSAMA PT EMKA TOUR GROUP PERUSAHAAN TOUR BERPENGALAMAN

Perusahaan Tour Jogja PT. EMKA TOUR JOGJA yang berpengalaman lebih dari puluhan tahun, Menjadikan PT. EMKA TOUR JOGJA Berpengalaman di bidang tour di jogja, melayani Group Tour, Gathering, Outbond, Study Tour, Outing, Tour Rombongan Tour keluarga besar, Tour arisan, Tour makrap mahasiswa, tour sekolahan dll. Wisata di jogja, wisata sejarah, wisata alam, wisata edukasi, wisata belanja Wujudkan liburan anda menyenangkan dan mengesankan bersama PT. EMKA TOUR JOGJA, PERUSAHAAN TOUR DI JOGJA BERPENGALAMAN

Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang menjadi salah satu situs warisan dunia yang diakui UNESCO di Jawa Tengah. Candi yang juga merupakan Candi Hindu terbesar di Indonesia ini dibangun pada abad ke-9 Maseh oleh Rakai Pikatan. Candi Prambanan didirikan sebagai bentuk pemujaan kepada tiga Dewa besar Hindu, yaitu Brahma Dewa Pencipta, Wishnu Dewa Pemelihara, dan Siwa Dewa Pemusnah, ketiganya dikenal sebagai Trimurti. Menurut peninggalan prasasti Siwagrha, terlihat bahwa Dewa Siwa yang lebih dipuja oleh kaum Hindu pada masa itu. Siwagrha sendiri dalam Bahasa Sansekerta berarti Rumah Siwa. Dan Rumah Siwa ini menjadi candi utama setinggi 47 meter, yang menjulang paling tinggi di tengah kompleks candi-candi lainnya.

Nama Candi Prambanan sendiri terambil dari nama desa tempat candi ini berdiri. Dulu, konsep Tuhan dalam Agama Hindu kerap diistilahkan sebagai “Brahman” yang lalu mengalami perubahan nama dalam dialek Bahasa Jawa. Asumsi lainnya menganggap nama Prambanan terjadi karena pada masa candi ini berjaya, selalu dipenuhi para Brahmana. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa nama Prambanan berasal dari kata “mban” dalam Bahawa Jawa yang artinya menanggung atau memikul tugas mulia, dengan merujuk kepada Dewa-dewa Hindu yang menjaga keselarasan dunia.

Sejak Candi Prambanan direkonstruksi pada Tahun 1990, Candi Prambanan menjadi pusat perayaan dan upacara ritual Agama Hindu di Jawa. Kaum Hindu Bali dan Hindu Jawa di Yogyakarta dan Jawa Tengah menghidupkan kembali perayaan-perayaan keagamaan mereka di Prambanan, seperti Galungan, Tawur Kesanga, dan Nyepi.

Candi Prambanan ini kerap dikaitkan dengan sebuah Legenda tentang Rara Jonggrang. Sebuah legenda yang mengisahkan tentang seorang pangeran bernama Bandung Bondowoso yang jatuh cinta kepada Putri Rara Jonggrang, anak Raja Boko. Tapi Putri Rara Jonggrang menolak lamaran Bandung Bondowoso karena dia telah membunuh Raja Boko dan menguasai kerajaannya. Namun sang pangeran memaksa dan akhirnya sang putri setuju menerima pinangannya dengan sebuah persyaratan yang sulit, yaitu Bandung harus membangun seribu candi untuknya dalam waktu semalam, sebelum terbit matahari.

Lalu Bandung bersemedi membangunkan para roh gaib dari dalam bumi untuk membantunya. Oleh karena bantuan gaib ini dia berhasil membangun 999 candi. Pada saat pangeran Bandung hendak membangun candi yang terakhir, sang putri membangunkan pesuruh kerajaan untuk menyuruhnya mengumumkan kepada para wanita di desa untuk membangunkan ayam-ayam serta memasang api di sebelah timur candi tersebut.

Seolah-olah matahari sudah terbit, sang pangeran percaya dan para roh gaib pun segera menghilang masuk kembali ke bumi, maka gagal lah persyaratan dipenuhi. Pangeran Bandung Bondowoso akhirnya mengetahui tipuan sang putri. Merasa sudah dibodohi dan dikhianati, sang pangeran mengutuk Putri Rara Jonggrang menjadi sebuah batu. Lantas sang putri menjelma menjadi patung Candi Prambanan terakhir yang terindah dari antara ribuan candi lainnya.

Uniknya, candi ini bertempat di wilayah administrasi Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Sementara pintu masuk kompleks Candi Prambanan masuk di wilayah administrasi Desa Tlogo, Prambanan, Klaten.

Candi Prambanan sebagai Candi Hindu terbesar di Jawa Kuno dibangun oleh Rakai Pikatan dengan maksud menyaingi Candi Buddha Borobudur dan Candi Sewu. Candi ini menggambarkan bahwa Hinduisme aliran Siwa mendapat dukungan kerajaan setelah sebelumnya Kerajaan Sailendra lebih mendukung Buddha aliran Mahayana. Kerajaan Medang lantas beralih dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Dewa Siwa.

Pembangunan kompleks candi ini dalam perkembangannya disempurnakan oleh para Raja Medang Mataram seperti Raja Daksa dan Tulodong, yang berkuasa setelahnya. Kemegahan Candi Prambanan ini lantas dijadikan candi agung Kerajaan Mataram, tempat penyelenggaraan upacara-upacar dan ritual penting Kerajaan Mataram. Ratusan pendeta Brahmana beserta murid-muridnya menghuni pelataran candi ini untuk mendalami Kitab Weda dan menjalankan ritual umat Hindu.

Untuk tiba di Bandara Adisucipto Yogyakarta, Anda bisa menggunakan pesawat terbang yang berangkat dari berbagai kota besar termasuk Singapore dan Kuala Lumpur. Jarak bandara ini ke Candi Prambanan kurang lebih 10 kilometer. Jika menggunakan taksi selepas bandara, tarifnya sekitar rp. 50.000 dengan waktu tempuh 20 menit.

Sementara kalau Anda berangkat dari Solo waktu tempuhnya sekitar 90 menit berkendara bus dari bandar udara Solo menuju Prambanan. Sesampainya di Yogyakarta, Anda bisa menyambung bus terbaru yaitu Transjogja, yang melayani rute langsung ke Prambanan. Bus ini sangat nyaman dan ber-AC, tapi kadang-kadang bisa sangat penuh.

Bertolak dari Jalan Malioboro, Anda bisa naik bus Transjogja bernomor 1A yang mulai beroperasi jam 6 pagi, dengan jeda antar bus setiap 20 menit. Tarif bus Rp. 3.600 sekali jalan, dan Anda bisa sampai di Candi Prambanan dalam waktu antara 30 – 60 menit, tergantung pada lalu lintas jalan.

Selain itu, ada beberapa bus umum regular yang berangkat dari Stasiun Umbulharjo Yogyakarta dengan rute Prambanan. Dari tempat pemberhentian bus tinggal menyeberang menuju Candi Prambanan. Dari sini paling berjalan tiga menit ke pintu masuk dan loket tiketnya. Loket tiket masuk bagi pengunjung lokal terpisah dengan loket tiket pengunjung asing.

Harga tiket masuk Candi Prambanan untuk pengunjung lokal Rp. 30.000, sedangkan turis asing sekitar Rp. 180.000. Namun untuk turis asing yang bisa menunjukkan kartu pelajarnya cukup membayar Rp. 85.000 saja. Jika ingin menyewa seorang guide untuk memandu wisata Anda, biayanya sekitar Rp. 75.000. Jam buka kompleks wisata Candi Prambanan adalah pukul 07.30 –17:30 WIB.

Untuk berjalan-jalan seputar kompleks Candi Prambanan, tersedia wahana kereta shuttle yang mengelilingi taman kompleks. Ongkos naik kereta shuttle ini sekitar Rp. 7.500 untuk pengunjung lokal, sedangkan pengunjung asing dibebaskan biayanya.

Kalau Anda lelah berjalan, Anda dapat juga naik becak dengan ongkos Rp. 10.000, untuk mengantarkan Anda ke pintu masuk candi dan loket tiket.

Sumber : https://pergimulu.com/liburan-ke-candi-prambanan/

PT. EMKA TOUR JOGJA adalah perusahaan tour berpengalaman puluhan tahun di jogja. hadir dengan berbagai macam kategori pilihan paket wisata untuk memenuhi kebutuhan wisata anda, melayani Group Tour, Gathering, Outbond, Study Tour, Outing, Tour Rombongan Tour keluarga besar, Tour arisan, Tour makrap mahasiswa, tour sekolahan dll. Wisata di jogja, wisata sejarah, wisata alam, wisata edukasi, wisata belanja Wujudkan liburan anda menyenangkan dan mengesankan bersama PT. EMKA TOUR JOGJA, PERUSAHAAN TOUR DI JOGJA BERPENGALAMAN

Info lebih lanjut langsung saja hub : +6281262242223 / +6281262242221
no Whatsapp +6281229944671
atau bisa langsung kunjungi kantor office kami di jl. Ki Mangunsarkoro no 40 B, Gunung Ketur, Pakualaman, Yogyakarta.

Lost your password?

User registration is disabled for now. Contact site administrator.

English EN Indonesian ID
Paket Tour Jogja